
Seperti sebuah kisah di zaman Nabi Ibrahim, semasa Nabi Ibrahim dibakar oleh kaumnya, seekor burung kecil terbang bolak-balik mengisi air dalam paruhnya lalu menyiram ke atas api yang membakar. Itulah yang dilakukan nya berulangkali. Tingkah lakunya diperhatikan oleh makhluk Allah yang lain lalu bertanya kepada burung kecil itu, `buat apa kau berlelah-lelah mengambil air bolak-balik, sedangkan api yang membakar Nabi Ibrahim takkan padam dengan air yang kau siramkan itu.` Lalu dijawab oleh burung tersebut, `Memang ia tidak akan memadamkan api tersebut, tetapi aku lebih takut kepada Allah karena Allah nanti akan bertanya, apakah yang aku lakukan untuk agama Allah, dan Allah tidak akan bertanya tentang apakah aku berhasil memadamkan api itu atau tidak`.
Sekecil apapun tindakan/amal yang kita perbuat meski remeh tak berarti pada pandangan manusia, namun bila kita melakukan dengan ketulusan dan kesungguhan, sungguh Allah Maha Melihat dan akan memberikan balasan sempurna untuk setiap amal shalih yang dilakukan. Jadi jangan berhenti beramal karena merasa amal itu terlalu sederhana dan tak berarti…. Berbuatlah kebaikan besar-kecilnya biarlah Allah yang menilai…
wallahu a`lam bishowab